MEMULAI USAHA DARI NOL
Bicara tentang suka duka merintis usaha dari nol
Apa suka dukanya memulai usaha dari bawah alias dari nol ?
Untuk menjawabnya ini sebenarnya bagaimana ya...alangkah baiknya jika kita bertemu tatap muka mungkin ini lebih enak kita ngobrol atau diskusi sambil ngopi dan menikmati gorengan he he...ngobrol ngalor ngidul gak ada habisnya.
Maaf saya bercanda..he he
Baik kita lanjut....Sebenarnya tidak enak-enak amat, memulai bisnis tanpa punya modal uang.
Tahu sendiri kan, dalam bisnis, hampir segala hal butuh uang, dan kalau punya uang, segala hal jadi lebih lancar. Jadi bisa dibayangkan kalau tidak pakai uang..he he
Tapi disini saya akan bicara mengenai suka duka memulai usaha.
kita bicara sukanya dulu deh, kalau yang saya alami banyak antara lain.
Punya banyak kenalan, mulai dari tukang becak, tukang parkir, sopir ekspedisi, guru, pegawai swasta, dll. Pokoknya dari berbagai macam profesi
Lebih bebas berekspresi, karena saya orangnya paling malas kalo kerja pakai disuruh-suruh segala
Tapi ada juga nggak enaknya:
Gak punya tanggal merah. Beneran lho ini....!! Mau hari Minggu, hari besar, tetap saja kerja, karna itu udah resikonya begitu.
Gaya hidup agak berantakan. Jadwal makan gak teratur, gak bisa tidur siang kadang bikin mood jadi jelek
Harus siap kerja serabutan. Mulai dari ngurus pesanan barang, ngecek barang datang, melayani pelanggan, jadi kuli angkut barang, jadi akuntan
Kadang apes... Sudah terlanjur kulakan barang tertentu, tapi sepi peminat. Yang terjual cuma sedikit, sisanya mandeg alias gak laku. Terpaksalah diobral, atau dijadikan bonus jika pelanggan beli dalam jumlah banyak
Kadang suka dimintai sumbangan, dari pengemis sampai bapak/ibu yang ke mana-mana bawa map itu lho. Dikira pabrik uang kali ya..he he becanda Bosqu?!
Saya mulai usaha juga dari nol alias minus, dan berjalan sampai sekarang hingga ya bisa dibilang cukup untuk kebutuhan sehari - hari dan cukup untuk menggaji 2 karyawan
Saya menjalani usaha ini sudah cukup lama ya, sebelumnya juga saya pernah mengalami kegagalan dan boleh di bilang bangkrutlah, semua itu saya hadapi dengan sabar.
Tugas kita manusia memang hanya di usaha dan doa, hasilnya serahkan pada Yang Kuasa, menerima kenyataan berarti mengakui bahwa ada kekuatan Sang Maha, bahwa kita ini tidak ada apa-apanya di banding Dia.
Baik lanjut........ apa yang saya lakukan untuk mengevaluasi kegagalan usaha saya , saya coba lagi pelan-pelan , ulangi prosesnya dengan lebih tekun dan sabar, tentunya dengan perbaikan disana sini, hal lain yang saya evaluasi antara lain :
Pertama
Saya menyadari bahwa ada yang salah dalam tata management keuangan usaha saya. Dimana pemasukan dan pengeluaran tidak saya catat dengan baik. Alhasil ketika terjadi kerugian saya tidak meyadari hal itu dan lama kelamaan uang yang telah saya kumpulkan hampir habis. Oleh sebab itu jika anda mengalami kebangkrutan coba perbaiki management keuangan anda dahulu sebelum memulainya kembali.
Kedua
Kurangnya pengalaman dalam berbisnis bisa membuat seseorang mengalami kebangkrutan. Saran saya sebaiknya anda harus mempelajari betul betul usaha yang akan anda jalankan.
Ketiga
Jika kamu masih dalam proses mengembangkan usaha, maka hindari pengeluaran yang tidak perlu. Itu akan menjaga permodalan anda tetap utuh dan menghindari resiko kerugian. Contohnya saja saya yang menggunakan uang permodalan untuk judi. Sedikit demi sedikit permodalan yang saya miliki menjadi habis. Maka hindarilah pengluaran pengeluaran yang sekiranya merugikan anda dalam usaha yang sedang anda rintis
Keempat
Fokus pada usaha anda jangan sampai fokus anda teralihkan oleh hal lain. Tentu saja hal ini berpengaruh terhadap usaha anda. Bagaimana usaha anda bisa berkembang jika anda sendiri tidak fokus merintis usaha anda
Karna untuk memulai usaha itu harus membutuhkan kesiapan mental, orang yang enggan memulai usaha karna tidak sabat menunggu hasilnya, akhirnya mereka memilih menjadi karyawan , karna hanya butuh waktu satu bulan untuk mendapatkan hasil yaitu Gaji.
Itulah kenapa seseorang takut memulai usaha, sebenarnya yang ditakuti orang bukanlah memulai usaha, tapi melepas kemapanan berganti jalur dari karyawan menjadi pengusaha.
Banyak orang takut meninggalkan gaji tetap dan menggantinya dari sesuatu yang belum jelas, bagaikan masuk kedalam hutan belantara yang besar dan gelap, tidak tahu bagaimana keluarnya nanti, akan menemui mahluk apa saja, bagaimana kondisi didalamnya, begitulah kira kira...........jadi pengusaha butuh mental yang kuat.
Seperti kita belajar naik sepeda….gemeteran, ragu-ragu, berharap supaya tidak jatuh ( tapi pasti jatuh ) setelah lancar ya….tergantung mau ngebut mau santai atau mau berhenti….terserah.
Nyali atau keberanian adalah faktor yang pertama dan utama, ketakutan untuk gagal itu memang harus dimiliki,tetapi tidak boleh menjadi hal yang menakutkan dan membuat kita mundur sebelum maju kemedan pertempuran.
Karna memulai bisnis bukanlah ilmu roket ... ini adalah seni, jadi miliki keinginan untuk bereksperimen dan mendengarkan pelanggan kamu selama proses awal ini.
Bila perlu lakukan promosi dengan bantuan teman, saya paksa beli, saya minta tertimoni dalam bentuk foto dan video untuk saya jadikan bahan promosi. Selain itu juga saya berkeliling menyebarkan brosur yg saya print sendiri, itu bisa juga meningkatkan daya beli masyarakat karna biasanya orang selalu ingin mencoba sesuatu yang baru.
Hasil tidak akan menghianati proses....saya suka ungkapan ini, tapi saya lebih yakin bahwa Tuhan yang Maha kaya dan Maha adil pasti memberi saya hasil sesuai usaha saya, bahkan lebih baik karna Tuhan Maha tahu apa yang terbaik bagi saya.
Setiap orang yang akan memulai usaha pasti melakukan apa yang disebut dengan spekulasi karna hasilnya adalah untung atau rugi, untuk mematangkan agar berani melakukan usaha adalah pelajari semua faktor yang menunjang dalam usaha tersebut lalu pelajari pula manajemen resikonya.
Jadi menurut saya jangan takut untuk memulai usaha, apalagi sesorang itu mampu dan pandai dalam hal pemasaran, itu merupakan modal yang sangat tepat, karna modal juga bukan hanya tentang uang tapi juga ide-ide. Jadi rencanakanlah apa yang akan kamu buat karna rencana yang baik itu adalah rencana yang dijalankan, bukan hanya diangan-angan.
Tapi percayalah, selama kita tak tenggelam dengan sebuah kegagalan, bisnis sangat layak untuk dipertimbangkan sebagai sebuah pilihan jalan hidup.
Jadi kesimpulannya, bila anda masih muda mulailah mencoba hal-hal baru yang berbeda dengan arus kehidupan yang banyak dipilih orang lain, nikmatilah beberapa kegagalan, jika usia anda masih muda, anda masih punya waktu yang berlimpah untuk memperbaiki dan belajar dari segala kegagalan di jalan anda.
Oiya, saya ada tips juga dari teman yang membekas sampai sekarang, yaitu kamu jualan bukan karena kamu bisa buat, tapi karena ada orang lain yg membutuhkan. Karena inti dari berjualan adalah barang kita dibeli, barang bagus tapi tidak ada yang beli apa gunanya.
Karna sajen saya sudah habis yaitu kopi dan rokok he..he..jadi saya cukupkan sampai disini saja 🙏🙏🙏
Begitulah kira-kira yang bisa saya tuangkan dalam tulisan ini, semoga bermanfaat.
Terimakasih.

0 Response to "MEMULAI USAHA DARI NOL"
Post a Comment